Naluri Rasisme Kita dan Langgengnya Tatapan Kolonial
Jalan berliku kasus makar yang ditimpakan kepada Victor Yeimo hingga esai ini ditulis pada pertengahan April 2023 seolah tanpa kejelasan berarti. Sidang putusan yang sudah...
Sekali Lagi, Tentang Kolonialisme Indonesia di Papua
Dalam dua tahun belakangan, dunia olahraga dan politik di Amerika Serikat (AS) dihebohkan dengan aksi protes yang dilakukan oleh para atlet yang dilakukan di sejumlah...
Kebingungan Sem Karoba
Sudah jadi rahasia umum bahwa otak dibalik perubahan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menjadi status trias politica yaitu Pemerintahan Sementara adalah Sem Karoba...
Ini Kata Ahli Pidana Amira Paripurna, S.H. LLM, PhD Tentang Makar
Ahli Pidana Amira Paripurna, S.H, LLM, PhD Keterangan ahli diberikan untuk pembelaan kepada Viktor Yeimo, 28 Maret 2023 Ahli mengajar dimana dan menjabat sebagai apa?...
Keterangan Ahli Filsafat Dr. Tristam Pascal Moeliono di Sidang Viktor Yeimo
Keterangan Tertulis Ahli Dr. Tristam Pascal Moeliono, S.H., M.H., LL.M. Dosen Hukum dan Filsafat di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Digunakan untuk kepentingan pemeriksaan perkara No:...
Pertarungan Terakhir ULMWP di MSG?
Melanesian Spearhead Group (MSG) masih dianggap sebagai panggung bagi perjuangan kemerdekaan Papua. Para faksi Papua merdeka berlomba-lomba memasukan proposal keanggotaan ke sana. Terutama sejak organisasi...
168 Tahun Pekabaran Injil dan Realitas Papua kini
“In Gottes Namen Bettraten Wir Das Land” yang artinya Dengan Nama Tuhan Kami Menginjak Tanah Ini. Menjadi kalimat pertama ketika dua orang misionaris asal Jerman...
KEK Menjadi Ancaman Bagi Masyarakat Adat Moi di Sorong
Sebelum membahas lebih jauh terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong untuk siapa? Penulis akan mengulas terlebih dahulu tentang KEK itu sendiri, agar pembaca dapat memahami...
‘Freedom West Papua’ di Riau
Ditulis oleh Lovina Soenmi Saya, Aang Ananda Suherman, dan Made Ali ada di bandara Sultan Syarif Kasim II Minggu pagi, 20 Maret 2011. Kami menanti...
“Itulah yang mereka sebut pembangunan, dan itulah yang kita sebut penjajahan”
Jalan panjang perjuangan Victor Yeimo kembali menggugah perhatian kita semua. Bagi saya, paling tidak karena dua hal mendasar. Pertama, inilah sekelumit wajah rasisme negara Indonesia...
