Lao-Lao
DIskusi

Diskusi Lao-Lao TV: Teror oleh Uskup Merauke, PSN, dan Perlawanan Terhadap Kapitalisme di West Papua

Di masa pemerintahan Prabowo-Gibran, tanah Papua telah memasuki masa dimana eksploitasi sumber daya alam tidak lagi terjadi dibawa meja, tapi telah nampak di kehidupan orang Papua.

Rezim Prabowo-Gibran juga dengan berani menaikan anggaran keamanan untuk menjaga aser-aset kapital yang betumbuh subur di seluruh Indonesia, sampai ke Papua.

Situasi ini juga didukung oleh Gereja Katolik, melalui Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC yang secara terang-terangan mengatakan PSN adalah proyek kemanusiaan.

Kebijakan uskup ini menimbulkan protes dari semua pihak, teritama oleh Suara Kaum Awam Katolik yang dengan berani dan kritis bersuara untuk menolak pernyataan Uskup Merauke, bahkan dengan berani menuntut untuk Uskup Mandagi harus digantikan. Aksi ini mengakibatkan kawan Stenlhy Dabujai dan Chris Dogopia yang juga mempelopori aksi Suara Kaum Awam Katolik mendapat teror dari Uskup Mandagi.

Konsistensi perjuangan kawan-kawan dalam Suara Kaum Awam Katolik ini menarik perhatian publik.

Tapi apa yang diperjuangkan oleh Suara Kaum Awam Katolik? Mengapa kawan-kawan dari Suara Kaum Awam Katolik diteror? Apa hubungan gereja dan kapitalisme?

Pertanyaan-pertanyaan kunci ini, juga pertanyaan lainnya akan memantik diskusi yang akan diselenggarakan oleh Lao-Lao TV topik “Teror oleh Uskup Merauke, PSN, dan Perlawanan Terhadap Kapitalisme di West Papua”.

Silahkan disimak.

Baca Juga:  Label Teroris: Langgengnya Praktek Kolonialisme dan Bisnis Militer

Konten Terkait

Diskusi Lao-Lao TV: Mengakhiri Kekerasan di Papua!

Redaksi

Liputan Khusus Lao-Lao TV: Berjuang untuk Hidup

Redaksi

Wawancara Lao-Lao TV: TPRA dan Perjuangannya

Redaksi

Pidato Akademik Penulis Buku “Zakheus Pakage dan Komunitasnya”

Redaksi

Videografis: Siapa dan Mengapa Paulo Freire?

Redaksi

Diskusi Lao-Lao TV: Omnibus Law, Masyarakat Adat, dan Buruh di Papua

Redaksi

Kirim Tanggapan