Lao-Lao
Lao-Lao TV

Diskusi Lao-Lao TV: Agustus Bulan Perlawanan, Bagaimana Rakyat Papua Menyikapinya?

Bulan Agustus adalah bulan perlawanan rakyat Papua. Ini ditandai dengan empat momentum penting: hari lahirnya group musik Mambesak 5 Agustus, Hari Masyarakat Adat Internasional 9 Agustus, Peringatan New York Agreement 15 Agustus, dan Hari Rasisme Indonesia terhadap Papua 16 Agustus.

Momentum-momentum ini menjadi dasar kami telah jadikan Agustus Bulan Perlawanan Rakyat Papua.

Untuk itu sudah seharusnya rakyat Papua mengorganisir diri dalam gerakan-gerakan perjuangan dan gerakan-gerakan perjuangan sudah seharusnya mendorong front-front aksi di berbagai sektor kelas di seluruh tanah Papua.

Persoalannya adalah sudahkah kita memahami hari-hari besar ini? Bisakah kita perjuangkan momentum-momentum ini melalui gerakan-gerakan sektor di Papua? Sudahkah kita memahami situasi objektif penindasan di Papua? Bagaimana metode yang tepat untuk kita menyikapinya?

Pertanyaan-pertanyaan ini akan dijawab dalam diskusi Lao-Lao TV ini dengan tema “Agustus Bulan Perlawanan: Bagaimana Gerakan Rakyat Papua Menyikapinya?”.

Silahkan disimak.

Baca Juga:  Diskusi Lao-Lao TV: Teror oleh Uskup Merauke, PSN, dan Perlawanan Terhadap Kapitalisme di West Papua

Konten Terkait

Liputan Khusus Lao-Lao TV: Menanti SK Pencabutan

Redaksi

Wawancara Lao-Lao TV: TPRA dan Perjuangannya

Redaksi

Diskusi Lao-Lao TV: Freeport Segera Lakukan Perundingan Dengan Buruh Moker

Redaksi

Wawancara Lao-Lao TV: Pedagang Buku Marxis di Papua

Redaksi

Videografis: Siapa dan Mengapa Paulo Freire?

Redaksi

Liputan Lao-Lao TV: Sebulan Tanpa Internet, Telefon, dan Hak Warga Kota Jayapura

Redaksi

Kirim Tanggapan