Lao-Lao
Press Release

Press Release: Pengurus GempaR-Papua di Sorong Raya

Perihal : Pemberitahuan

Sehubungan telah dilakukannya evalusi struktural Gerakan Mahasiswa Pemuda & Rakyat Papua (GempaR-Papua) Pengurus Harian Sorong Raya dan dilakukannya Pendidikan politik (Dikpol) kepada anggota-kader 28-2 November 2020. Maka diputuskan pergantian Ketua GempaR-Papua pengurus Harian Sorong Raya dari sebelumnya diketuai oleh Kawan Septinus Klasjok kepada Kawan Ambo Klagilit, Kader GempaR Papua yang telah aktif sejak mengikuti Dikpol 2018 di Jayapura.

Ditetapkannya Ambo Klagilit Sebagai ketua maka yang bersangkutan bertangjawab atas kerja-kerja organisasi GempaR-Papua di Wilayah Sorong Raya. Baik bertangjawab terhadap seluruh aktivitas internal organisasi, berkordinasi dengan pengurus Pusat, maupun dalam kerja-kerja ditingkat Sorong Raya, dengan membangun solidaritas bersama semua organisasi Gerakan pembebasan di Se Sorong Raya, untuk kepentingan Gerakan sosial pada umumnya dan Gerakan pembebebasan secara khusus dengan tetap memperhatikan keputusan bersama maupun Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) GempaR-Papua.

Dikpol dan pergantian pengurus Sorong Raya dilakukan dan berdasarkan kewenangan  serta ketentuan dalam AD/ART GempaR-Papua sebagai aturan tertinggi dalam organisasi.

Pernyataan Perss ini dibuat untuk kepentingan pemberitahuan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. Salam Pembebasan !

 

A.n Aktivis GempaR-Papua

Badan Pengurus Pusat GempaR-Papua

 

Yason Ngelia

Sekretaris Jenderal

Baca Juga:  Sejarah dan Perkembangan Partai Politik Borjuis Indonesia dan Papua

Konten Terkait

Mogok Sipil di Myanmar: Referensi Bagi Gerakan Perlawanan di Papua

Guntur Fonataba

Kelompok Ongohbete dan Nenandubete Minyak Kayu Putih di Kampung Wasur Merauke  

I Ngurah Suryawan

Kritik Bendera Bukan Romantisme dan Fanatisme: Tanggapan Atas Tulisan Musell Muller

Philipus Robaha

Teori Fukuyama itu Omong Kosong

Sharon Muller

Konferensi Wilayah GPRP Sorong Raya, Mendorong Kader Melakukan pengorganisiran Kelas Tertindas

Redaksi

Papua Bukan Tanah Kosong dan ‘Gaya Penguasaan di Papua’

Redaksi

Kirim Tanggapan